Home PENDIDIKAN Sosialisasi Berlalu Lintas, Bela Negara, dan Anti Narkotika di Kutai Barat: Upaya...

Sosialisasi Berlalu Lintas, Bela Negara, dan Anti Narkotika di Kutai Barat: Upaya Melibatkan Generasi Milenial

0

BERANDA.CO, Kutai Barat – Kasubag TU Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Wilayah IV Kutai Barat dan Mahakam Ulu, Ali menyatakan bahwa tujuan kegiatan sosialisasi tentang berlalu lintas, bela negara, dan anti narkotika di wilayahnya adalah memberikan wawasan tambahan kepada siswa-siswi SMA tentang berlalu lintas, bela negara, dan bahaya penggunaan narkotika.

“Adapun peserta dalam sosialisasi tersebut, kita melibatkan SMA Negeri dan SMA Swasta yang ada di Kutai Barat, dan setiap sekolah mengirimkan 8 siswa siswi dengan ditambah 2 guru pendamping. Jadi jumlah keseluruhan sebanyak 220 peserta sosialisasi,” ungkap Ali.

Cabang Disdikbud Kaltim bekerja sama dengan Kodim 0912/Kutai Barat, Polres Kutai Barat, dan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) menggelar sosialisasi tentang berlalu lintas, bela negara, dan anti narkotika di wilayah Kutai Barat.

Serka Yunus Setya Babinsa Koramil 0912-12 Melak mewakili Kodim 0912 Kutai Barat menyebutkan, kegiatan ini bertujuan menanamkan kesadaran bela negara serta meningkatkan kedisiplinan para pelajar di sekolah tersebut. Dalam materi Bela Negara, Babinsa Serka Yunus Setya menginginkan penanaman nilai-nilai disiplin pada usia dini untuk memberikan pemahaman tentang tata tertib di lingkungan sekolah dan masyarakat.

Perwakilan dari Polres Kutai Barat, AIPDA Toni, memberikan edukasi tentang Undang – Undang No. 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan angkutan jalan, penggunaan helm, marka jalan, dan disiplin dalam berlalu lintas. Dia juga mengimbau siswa-siswi untuk selalu menggunakan helm, menghindari penggunaan knalpot blong, racing, serta menghindari pergaulan bebas dan narkoba.

Dari BNK Kutai Barat, Aldo, menjelaskan bahwa jalur sungai menjadi pintu masuk narkoba paling dominan. Para pengedar menyelundupkan narkoba jenis shabu dengan berbagai cara, seperti membentuk kemasan menyerupai teh atau susu. Aldo juga memberikan pemahaman tentang jenis-jenis narkoba kepada peserta.

Kegiatan yang melibatkan 220 pelajar tingkat SMA Negeri dan Swasta se-Kutai Barat diharapkan dapat membentuk generasi milenial yang mengerti betul tentang berlalu lintas, bela negara, dan bahaya narkotika, serta dapat menjadi agen perubahan dalam menjaga ketertiban dan kedisiplinan di masyarakat. (adv)

Facebook Comments Box
Exit mobile version