BERANDA.CO, Samarinda – Anderiy Syachrum resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur periode 2026–2030 dalam Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Kaltim 2026.
Terpilihnya sosok yang akrab disapa Haji Andre itu membawa harapan baru bagi dunia olahraga Kalimantan Timur untuk meningkatkan prestasi dan bersaing lebih kompetitif menuju PON 2028.
Musorprov sendiri digelar di Aula Gedung Kadrie Oening, Samarinda, Rabu (3/6/2026) dengan mengusung tema “Fondasi Kaltim Menuju Generasi Emas” dengan subtema “Bersatu, Bangkit dan Berprestasi Menuju PON XXII 2028 di Nusa Tenggara Barat”.
Forum tertinggi organisasi olahraga tingkat provinsi itu dihadiri berbagai unsur olahraga, mulai dari perwakilan KONI Pusat, pengurus KONI kabupaten/kota se-Kalimantan Timur, pengurus cabang olahraga, badan fungsional, hingga tokoh olahraga daerah.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Ketua Umum II KONI Pusat Mayjen TNI (Purn) Sudarmo, Ketua Bidang Organisasi KONI Pusat Mayjen TNI (Purn) Eko Budi Supriyanto, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Timur Rasman Rading, Ketua Umum KONI Kaltim periode sebelumnya Rusdiansyah Aras, serta Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji.
Ketua Panitia Pelaksana Musorprov KONI Kaltim 2026, Husinsyah, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KONI serta Surat Keputusan Ketua Umum KONI Kaltim.
Dikutip dari pernyataannya dalam Musorprov, Husinsyah mengatakan, “Musorprov tahun ini dilaksanakan satu hari dengan harapan mampu melahirkan nahkoda baru yang dapat membawa olahraga Kalimantan Timur semakin maju dan berprestasi.”
Sebanyak 80 anggota KONI Kaltim memiliki hak suara dalam forum tersebut. Mereka terdiri dari 10 KONI kabupaten/kota, 64 cabang olahraga, serta enam badan fungsional.
Selain membahas laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2022–2026, peserta Musorprov juga melakukan evaluasi program kerja dan menyusun arah kebijakan organisasi olahraga daerah untuk empat tahun mendatang.
Pemilihan Ketua Umum KONI Kaltim menjadi agenda paling dinantikan karena dianggap menentukan arah pembinaan olahraga prestasi Kalimantan Timur menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 yang akan digelar di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji menyampaikan harapannya terhadap kepengurusan baru yang akan memimpin KONI Kaltim.
“Saya berharap KONI Kaltim mampu meningkatkan prestasi atlet dalam berbagai kejuaraan nasional maupun internasional, termasuk pada ajang PON mendatang,” ujar Seno.
Harapan serupa disampaikan Ketua KONI Kaltim periode 2022–2026, Rusdiansyah Aras. Ia berharap kepemimpinan baru mampu melahirkan terobosan yang berdampak pada peningkatan prestasi olahraga daerah.
“Harapan kita tentu KONI Kaltim ke depan lebih baik lagi daripada masa kepemimpinan saya. Kita ingin lahir program-program yang mampu meningkatkan prestasi olahraga daerah,” katanya.
Haji Andre dinilai memperoleh dukungan luas dari cabang olahraga dan KONI kabupaten/kota. Dukungan tersebut menjadi modal penting untuk memperkuat sistem pembinaan atlet yang lebih merata, profesional, dan berkelanjutan di seluruh wilayah Kalimantan Timur. (red)
