spot_img

Muhammad Kurniawan Ungkap Distribusi Guru di Daerah 3T Kaltim

BERANDA.CO, Samarinda – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Muhammad Kurniawan, membahas strategi distribusi guru di Daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) dalam upaya memperkuat sektor pendidikan di Kaltim.

“Kita fokuskan nanti distribusi guru. Kedua, mudah-mudahan sesuai dengan arahan dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPMJ) kita. Juga, mungkin ada tambahan insentif untuk mereka,” ujar Kurniawan.

Distribusi guru menjadi fokus utama sebagai bagian dari rencana pembangunan jangka menengah, dengan harapan dapat mendukung peningkatan kualitas pendidikan di daerah-daerah 3T. Adanya insentif tambahan diharapkan dapat menjadi dorongan bagi para pendidik yang ditempatkan di wilayah tersebut.

Terkait dengan Tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Kurniawan menyebutkan bahwa tantangan muncul ketika ada yang enggan ditempatkan di daerah 3T. Meski demikian, ia berharap agar para PPPK dapat mempertimbangkan ulang dan bersedia ditempatkan di wilayah itu.

BACA JUGA  1.346 ASN Dilantik, Sekretaris DPRD Kaltim Apresiasi Kinerja Pegawai

“PPPK itu dari status honor ke PPPK, jadi ASN. Memang ada perbedaan tahun kemarin dengan tahun ini. Kita lihat nanti kita tempatkan, ‘tanda kutip’, kita kembalikan ke asalnya, yaitu tempat sekolah mereka mengajar saat ini,” tambah Kurniawan.

Upaya ini diharapkan dapat mengoptimalkan pemanfaatan tenaga pendidik di seluruh provinsi, termasuk daerah 3T, guna menciptakan lingkungan pendidikan yang merata dan berkualitas di seluruh Kalimantan Timur. (adv)

Facebook Comments Box

  Yuk gabung ke Chanel WhatsApp Beranda.co!

spot_img

Baca Juga

Artikel Terkait

google-site-verification=2BD9weAnZwEeg5aPSMuk5688uWcb6MUgj2-ZBLtOHog