BERANDA.CO, Jakarta – Di era ketika video berdurasi satu menit mampu menarik jutaan penonton, kampanye keselamatan berkendara kini tak lagi hanya hadir lewat seminar atau baliho jalanan. Generasi muda mulai diajak berbicara dengan bahasa mereka sendiri—lebih visual, emosional, dan dekat dengan keseharian digital.
Lewat gelaran Safety Riding Short Movie Contest 2026, Yayasan Astra Honda Motor mengajak anak muda Indonesia menggunakan kreativitas konten pendek untuk menyampaikan pesan penting tentang keselamatan berkendara.
Kompetisi Safety Riding Short Movie Contest berlangsung mulai 25 Mei hingga akhir Juli 2026 ini mengusung tema “Stay Alive for the Next Chapter”. Sebuah tema yang ingin mengingatkan bahwa keselamatan di jalan bukan sekadar aturan, melainkan bagian penting untuk menjaga mimpi, masa depan, dan cerita hidup yang masih panjang.
Melalui pendekatan ala Gen Z, peserta didorong menghadirkan storytelling emosional, visual kreatif, hingga format video singkat yang relevan dengan tren media sosial masa kini seperti TikTok, Instagram, dan YouTube.
Pesan keselamatan berkendara pun diharapkan bisa tersampaikan dengan lebih dekat, ringan, tetapi tetap membekas di kalangan anak muda.
Kompetisi ini dibagi menjadi dua kategori, yakni film pendek dan video kreatif sosial media. Peserta dapat mengirimkan karya berupa film pendek berdurasi maksimal tiga menit atau video singkat maksimal 60 detik.
Menariknya, gaya komunikasi yang digunakan dibebaskan selama tetap dekat dengan kehidupan sehari-hari generasi muda. Mulai dari konsep drama, komedi, cinematic, hingga konten ala media sosial kekinian berpeluang menjadi perhatian para juri.
Ajang ini terbuka untuk pelajar SMA sederajat, mahasiswa, hingga masyarakat umum dari seluruh Indonesia.
Ketua Yayasan AHM, Ahmad Muhibbuddin, mengatakan kompetisi ini menjadi salah satu langkah untuk melibatkan generasi muda dalam gerakan positif keselamatan berkendara melalui pendekatan kreatif.
“Lewat ajang ini, kami ingin memberikan ruang bagi anak muda untuk menyampaikan perspektif dan pesan positif mereka terkait keselamatan berkendara dengan cara yang relevan. Kami berharap semakin banyak generasi muda yang berani berkarya, berkolaborasi, dan menjadi bagian dari perubahan positif untuk masa depan yang berkelanjutan,” ujar Muhib.
Seluruh karya peserta nantinya dapat diunggah melalui platform Instagram, TikTok, maupun YouTube. Penilaian dilakukan oleh juri profesional dengan mempertimbangkan berbagai aspek mulai dari kesesuaian tema, kreativitas storytelling, orisinalitas ide, kekuatan pesan, hingga kualitas visual dan editing.
Tak hanya menjadi wadah berekspresi, kompetisi ini juga menyediakan total hadiah puluhan juta rupiah bagi para pemenang dengan karya terbaik dan paling inspiratif.
Informasi lengkap mengenai kompetisi dapat diakses melalui akun Instagram resmi Yayasan AHM dan Sahabat Satu Hati.
Di tengah derasnya arus konten digital yang terus bermunculan setiap hari, pendekatan kreatif seperti ini menjadi cara baru untuk menyampaikan pesan keselamatan berkendara agar lebih dekat dengan generasi muda dan relevan dengan budaya media sosial masa kini. (red)


