Home Beranda Kalimantan Timur Kota Bontang Mencetak SDM Unggul Melalui Pelatihan Berbasis Kompetensi

Kota Bontang Mencetak SDM Unggul Melalui Pelatihan Berbasis Kompetensi

0
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kalimantan Timur (Kaltim), Rozani Erawadi.

BERANDA.CO, Bontang – Kota Bontang, sebagai salah satu penopang penting Ibu Kota Negara, menonjolkan peranannya melalui keberagaman sumber daya alam (SDA) yang dimiliki. Berbagai sektor, seperti pertambangan, industri kimia, pertanian, perikanan, hingga pariwisata, menjadi pilar ekonomi yang menggairahkan di Kota Taman.

Dalam konteks ini, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kalimantan Timur (Kaltim), Rozani Erawadi, menekankan pentingnya pengelolaan SDA dan ketersediaan tenaga kerja terampil. Disnakertrans Kaltim, melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Kota Bontang, secara aktif menggelar pelatihan untuk menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) sesuai dengan kebutuhan industri.

Rozani Erawadi menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menyediakan fasilitas guna mendukung kebutuhan tenaga kerja terampil dalam era perkembangan teknologi di berbagai sektor. “Upaya ini bertujuan agar kebutuhan di pasar kerja Kota Bontang dapat terpenuhi dengan kualitas dan kuantitas yang optimal,” ujarnya.

Saat Pembukaan dan Penutupan Pelatihan Berbasis Kompetensi di Kota Bontang, Rozani Erawadi memberikan pesan kepada peserta UPTD BLKI. Dia mengingatkan agar peserta tidak hanya menggali ilmu, tetapi juga menerapkannya dalam dunia kerja. “Mental dan sikap kerja perlu dijaga, karena keduanya memiliki peran penting dalam menjaga eksistensi di dunia kerja,” tambahnya.

Beberapa waktu lalu, UPTD BLKI Kota Bontang menggelar pelatihan berbasis kompetensi untuk berbagai kejuruan, seperti Bisnis dan Manajemen, Garmen Apparel, Teknik Las, Teknik Otomotif Roda 4, dan Teknik Otomotif Roda 2. Hasil ujian kelulusan menunjukkan keberhasilan peserta, dengan sejumlah jurusan meluluskan seluruh peserta yang diuji. Di samping itu, puluhan peserta baru juga diterima untuk melanjutkan pelatihan pada batch berikutnya. (adv)

Facebook Comments Box
Exit mobile version