spot_img

Kaltim Kirimkan Empat Kadinkes ke Australia untuk Pelatihan Manajemen Kesehatan

BERANDA.CO, Adelaide – Empat Kepala Dinas Kesehatan (kadinkes) dari Kalimantan Timur (Kaltim) telah berangkat ke Australia untuk mengikuti pelatihan manajemen kesehatan di University of Adelaide dan Royal Adelaide Hospital. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi para kadinkes dan direktur rumah sakit (RS) dalam mengelola fasilitas kesehatan di daerahnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Jaya Mualimin, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan upaya untuk memperkuat layanan kesehatan di Kaltim, terutama dalam mendukung program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). “Kami ingin belajar dan meniru sistem kesehatan di South Australia yang sudah maju dan terintegrasi,” ujarnya.

Pelatihan manajemen kesehatan ini akan dilaksanakan dalam dua termin keberangkatan. Termin pertama melibatkan empat kadinkes dari Samarinda, Balikpapan, Kutai Kartanegara, dan Penajam Paser Utara, sementara termin kedua akan diikuti oleh direktur RS dari empat daerah tersebut.

BACA JUGA  Peningkatan Layanan Kesehatan di Ibu Kota Negara sebagai Bagian dari Pembangunan IKN

“Kami berharap pelatihan ini dapat memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas dan efisiensi layanan kesehatan di Kaltim. Kami juga ingin membangun kerjasama yang baik dengan pihak-pihak terkait di Australia, baik di bidang pendidikan, penelitian, maupun praktik klinis,” tutur Jaya.

Jaya Mualimin menyatakan harapannya bahwa pelatihan ini akan memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas dan efisiensi layanan kesehatan di Kaltim. Selain itu, ia berharap dapat membangun kerjasama yang baik dengan pihak-pihak terkait di Australia, baik di bidang pendidikan, penelitian, maupun praktik klinis.

Pelatihan manajemen kesehatan, atau Health Management Training, merupakan program yang berkaitan dengan pengembangan, pengelolaan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor kesehatan. Program ini melibatkan beberapa aspek, termasuk:

1. Pendidikan dan pelatihan tenaga kesehatan, baik pra-pelayanan maupun berkelanjutan, untuk memenuhi kebutuhan dan harapan masyarakat, sistem kesehatan, dan pasar tenaga kerja.

BACA JUGA  Program Kesehatan Keluarga Ibu dan Anak di Kaltim, Upaya Menangani Stunting

2. Akreditasi institusi pendidikan dan regulasi praktik tenaga kesehatan, untuk memastikan standar kualitas dan keberlanjutan sumber daya manusia kesehatan.

3. Penggunaan teknologi digital, seperti e-learning, webinar, dan platform online, untuk meningkatkan kapasitas dan akses tenaga kesehatan terhadap sumber belajar dan pengembangan profesional.

4. Pengembangan kompetensi dan keterampilan manajerial, seperti kepemimpinan, komunikasi, pengambilan keputusan, dan penyelesaian masalah, untuk mengoptimalkan pelayanan kesehatan dan meningkatkan kesejahteraan tenaga kesehatan.

Health Management Training merupakan salah satu prioritas dalam mencapai Universal Health Coverage (UHC) dan Sustainable Development Goals (SDGs), karena dapat mengatasi kesenjangan dan ketidaksesuaian antara pasokan, kebutuhan, dan permintaan tenaga kesehatan di seluruh dunia. (adv)

Facebook Comments Box

  Yuk gabung ke Chanel WhatsApp Beranda.co!

spot_img

Baca Juga

Artikel Terkait

google-site-verification=2BD9weAnZwEeg5aPSMuk5688uWcb6MUgj2-ZBLtOHog