BERANDA.CO — Honda ST125 Dax kembali membawa pesona lamanya dengan sentuhan baru. PT Astra Honda Motor (AHM) memberikan penyegaran pada motor ikonik ini lewat dua pilihan warna anyar, yakni Candy Energy Orange dan Pearl Shining Black.
Bukan sekadar pergantian warna, penyegaran ini semakin menegaskan karakter Honda ST125 Dax sebagai motor yang membawa desain klasik, kesederhanaan, sekaligus teknologi modern dalam satu paket.
Candy Energy Orange tampil dengan perpaduan oranye dan hitam yang terasa ekspresif. Sementara Pearl Shining Black hadir dengan dominasi hitam yang memberikan kesan elegan dan timeless.
Keduanya dipadukan dengan aksen krom pada sejumlah bagian motor. Sentuhan tersebut membuat aura retro Honda Dax tetap terasa kuat sekaligus memberikan karakter yang berbeda bagi pengendaranya.
Bukan Sekadar Motor, Tapi Gaya Hidup
Honda ST125 Dax memang punya cerita panjang. Model ini pertama kali diperkenalkan secara global pada 1969 dan kemudian berkembang menjadi salah satu sepeda motor ikonik Honda.
Kini, karakter tersebut diterjemahkan dalam konsep iconic leisure bike. Artinya, Honda ST125 Dax tidak sekadar dirancang untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain.
Motor ini lebih cocok bagi mereka yang ingin menikmati perjalanan dengan santai, keluar sejenak dari rutinitas, sekaligus menunjukkan karakter personal melalui kendaraan yang digunakan.
Direktur Marketing AHM Octavianus Dwi mengatakan Honda ST125 Dax memiliki karakter kuat melalui desain ikonik yang mampu memberikan pengalaman berbeda bagi pengendaranya.
“Honda ST125 Dax memiliki karakter yang kuat dan modern, sehingga setiap detail pada motor ini dapat menjadi bagian dari ekspresi pengendaranya. Kami berharap pilihan warna baru ini dapat semakin melengkapi kesenangan berkendara dan gaya hidup para pecinta Honda Dax di Indonesia,” ujar Octa.
Rangka T-Shape Jadi Identitas
Salah satu bagian paling mudah dikenali dari motor retro Honda ini adalah rangka T-shape yang menjadi ciri khasnya.
Rangka tersebut bukan hanya memberikan tampilan berbeda, tetapi juga menjadi tempat penampungan bahan bakar sehingga desain keseluruhan Honda ST125 Dax terlihat simpel dan bersih.
Kesan retro semakin kuat melalui penggunaan setang krom dengan posisi tinggi. Bagian knalpot juga mempertahankan bentuk ikonik lengkap dengan pelindung berwarna krom.
Di bagian tengah rangka terdapat aksen garis hitam dengan tulisan Dax. Di dekatnya terdapat logo wing Honda klasik yang membawa identitas warisan Honda.
Sementara logo ST125 mendapatkan sentuhan karakter anjing Dachshund yang membuat tampilannya semakin khas.
Retro di Luar, Modern di Dalam
Meski tampilannya membawa nostalgia masa lalu, Honda ST125 Dax tidak meninggalkan teknologi modern.
Lampu berbentuk bulat yang menjadi ciri khasnya sudah menggunakan teknologi LED pada lampu depan, belakang, dan sein. Panel meter digital dengan negatif display juga memberikan informasi berkendara dengan tampilan sederhana.
Untuk kenyamanan, motor ini memiliki jok setinggi 778 mm dari permukaan tanah dengan ruang jok yang lebih panjang. Desain tersebut memungkinkan Honda ST125 Dax digunakan untuk berboncengan.
Pegangan belakang juga disediakan untuk meningkatkan kenyamanan sekaligus keamanan saat berkendara tandem.
Mesin 125cc untuk Jalan Santai
Di balik desain klasiknya, Honda ST125 Dax dibekali mesin SOHC 125cc 4-percepatan yang dirancang untuk mendukung mobilitas perkotaan dan perjalanan santai.
Mesin berpendingin udara tersebut memiliki bore x stroke 50 x 63,1 mm dengan rasio kompresi 10:1.
Menggunakan teknologi PGM-FI, jantung pacunya mampu menghasilkan tenaga maksimal 6,6 kW pada 7.000 rpm dan torsi maksimal 10,4 Nm pada 5.000 rpm.
Penggunaan kopling sentrifugal membuat motor ini relatif mudah dikendarai, sehingga karakter berkendaranya tetap sesuai dengan konsep leisure bike.
Kecil, Ringan, Tapi Tetap Berkarakter
Urusan kaki-kaki juga mendapat perhatian. Honda ST125 Dax menggunakan suspensi depan inverted telescopic dan suspensi belakang ganda.
Sistem pengereman menggunakan cakram berdiameter 220 mm di depan dan 190 mm di belakang. Jarak sumbu rodanya mencapai 1.198 mm, sementara bobot motor berada di angka 107 kg.
Yang menarik, Honda ST125 Dax telah menggunakan ABS satu channel yang dipadukan dengan Inertial Measurement Unit (IMU). Teknologi ini membantu mencegah roda belakang terangkat ketika pengendara melakukan pengereman mendadak.
Sementara itu, ban 12 inci memberikan perpaduan tampilan tangguh dan traksi yang mendukung aktivitas berkendara. Ukurannya mencapai 120/70 di depan dan 130/70 di belakang.
Dengan dua warna baru tersebut, Honda ST125 Dax seperti mendapatkan cara baru untuk bercerita. Bentuknya tetap membawa nostalgia, tetapi pilihan warnanya memberi ruang lebih luas bagi pengendara untuk menunjukkan siapa dirinya.
Candy Energy Orange bagi mereka yang ingin tampil ekspresif. Pearl Shining Black untuk karakter yang lebih elegan.
Pada akhirnya, Honda ST125 Dax memang bukan motor yang berusaha mengikuti semua tren. Ia justru mempertahankan identitasnya sendiri—klasik, sederhana, ikonik, dan kini semakin berani tampil berbeda.
