spot_img

Dominasi Berlanjut! Tim Balap Astra Motor Sapu Bersih 7 Podium di Mandalika

BERANDA.CO, Lombok – Akhir pekan di Sirkuit Mandalika kembali menjadi panggung pembuktian talenta muda balap nasional. Di tengah ketatnya persaingan pada putaran ketiga Mandalika Racing Series 2026, Astra Motor Racing Team (ART) tampil impresif dengan mengoleksi tujuh podium dari empat kelas berbeda. Hasil ini menjadi bukti konsistensi tim binaan Astra Motor dalam melahirkan pembalap-pembalap yang mampu bersaing di level nasional.

Bertanding pada 25–26 Juli, ART menurunkan para pembalap terbaiknya di kelas Nasional Sport 250cc, Nasional Sport 150cc, Junior Sport 250cc U-18, dan Indonesia Talent Cup (ITC). Hampir di setiap kelas yang diikuti, tim berhasil membawa pulang podium melalui performa solid para ridernya.

Gerry Salim Pecah Telur di Kelas Nasional Sport 250cc

Mengandalkan Honda CBR250RR di kelas Nasional Sport 250cc, Gerry Salim sukses mengakhiri penantiannya dengan meraih podium ketiga. Hasil tersebut sekaligus menjadi podium perdananya pada musim kompetisi tahun ini.

“Alhamdulillah kerja keras tim cukup bagus, Saya sudah berupaya untuk memberikan yang terbaik untuk tim dan saya berhasil podium 3 pada sprint race kelas NS250cc. Progres yang cukup baik untuk saya dan tim, saya yakin pada next round bisa podium,” kata Gerry.

Junior Sport 250cc U-18 Jadi Milik ART

Dominasi Astra Motor Racing Team semakin terlihat di kelas Junior Sport 250cc U-18. Pada race pertama, Nabil Zahsena berhasil keluar sebagai juara, sementara Bintang Pranata Sukma menyusul di posisi ketiga.

“Fight yang cukup seru pada seri kali ini, dan alhamdulillah Nabil bisa amankan posisi meski sempat beberapa kali mencoba masuk sempat gagal namun akhirnya bisa diselesaikan dengan sempurna dan semoga di seri berikutnya bisa lebih baik,” beber Nabil.

BACA JUGA  Konsistensi Andi Gilang dan Resky YH di Mandalika Racing Series 2025

Memasuki race kedua, ART tampil semakin dominan. Bintang Pranata Sukma berhasil finis di posisi pertama, disusul rekan setimnya Ahmad Azel Savero di posisi kedua sehingga menghasilkan finis satu-dua bagi tim.

Bintang mengaku adaptasi singkat bersama Honda CBR250RR mampu membawanya tampil maksimal.

“Masuk di kelas Junior Sport 250cc U-18 ini adalah kali pertama saya menggunakan basic Honda CBR 250RR, adaptasi yang cukup singkat dan alhamdulillah saya berhasil membuktikan untuk menjadi yang terbaik,” ungkap Bintang Pranata.

Sementara itu, Azel mengakui peluang meraih kemenangan sempat terbuka sebelum kesalahan kecil pada lap terakhir membuatnya harus puas finis sebagai runner-up.

“Cukup seru untuk race 2 kelas Junior 250cc, sayangnya saya melakukan sedikit kesalahan yang membuat GAP dengan Bintang rekan satu tim menjadi jauh. Sebagai evaluasi dan pembelajaran, seri selanjutnya harus bisa lebih baik,” imbuh Azel.

Indonesia Talent Cup Tak Luput dari Dominasi Honda

Performa ART berlanjut di kelas Indonesia Talent Cup (ITC) yang menggunakan Honda CBR150R. Para pembalap muda tim kembali menunjukkan kecepatan sejak sesi awal perlombaan.

Pada race pertama, Ahmad Azel Savero berhasil membuka raihan podium ART setelah finis di posisi kedua meski harus memulai balapan dari barisan belakang akibat hasil kualifikasi yang kurang ideal.

“Sempat melakukan kesalahan di QTT yang membuat saya harus start dari grid belakang, tapi alhamdulillah saya berhasil menyelesaikan balap dan menutupnya dengan podium 2,” ungkap Azel.

BACA JUGA  Honda CBR250RR Miliki Fitur Teknologi Istimewa Ini

Race kedua menjadi panggung kebangkitan Bintang Pranata Sukma. Setelah gagal naik podium pada balapan sebelumnya, ia tampil agresif sejak lampu start padam hingga akhirnya mengamankan kemenangan.

“Pada race 1 saya memang melakukan kesalahan dan membuat gagal naik podium, maka dari itu saya sudah optimis bisa podium saat race 2 dan alhamdulillah sudah saya buktikan dengan menjadi juara 1 pada kelas tersebut,” bangga Bintang.

Di sisi lain, Resky Yusuf kembali memperlihatkan mental juara. Meski masih menjalani pemulihan cedera bahu akibat insiden di Thailand Talent Cup (TTC) Sepang, ia tetap mampu menyumbangkan podium penting bagi Astra Motor Racing Team.

“Syukur alhamdulillah cedera bahu saya masih bisa digunakan untuk balap, saya sendiri berupaya keras supaya poin di kelas ITC bisa lebih maksimal. Hal tersebut dikarenakan pada seri pentup nanti saya bakal absen karena bentrok dengan seri ATC Qatar dan semoga saya bisa amankan poin meski absen balap MRS,” harap Resky.

Modal Berharga Menuju Seri Berikutnya

Raihan tujuh podium pada putaran ketiga Mandalika Racing Series menjadi modal penting bagi Astra Motor Racing Team dalam menjaga persaingan menuju akhir musim. Konsistensi para pembalap di berbagai kelas menunjukkan bahwa pembinaan balap yang dilakukan Astra Motor terus melahirkan talenta-talenta muda yang mampu bersaing di level nasional.

Dengan performa yang terus meningkat, ART kini membawa optimisme tinggi menghadapi putaran selanjutnya. Target mempertahankan dominasi sekaligus menambah koleksi kemenangan menjadi motivasi bagi tim untuk kembali mengibarkan nama Honda di lintasan balap nasional. (red)

Facebook Comments Box

  Yuk gabung ke Chanel WhatsApp Beranda.co!

spot_img

Baca Juga

Artikel Terkait

google-site-verification=2BD9weAnZwEeg5aPSMuk5688uWcb6MUgj2-ZBLtOHog