BERANDA.CO, Samarinda – Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Timur (Dispora Kaltim) telah merumuskan program jangka panjang untuk meningkatkan prestasi olahraga, khususnya di kalangan pemuda. Agus Hari Kesuma, Kepala Dispora Kaltim, menjelaskan bahwa prestasi olahraga menjadi salah satu program prioritas lembaganya. Upaya ini melibatkan pertemuan dengan perangkat daerah lain guna menyusun program dan kegiatan yang optimal.
Pertemuan tersebut fokus pada kontribusi program olahraga sesuai tugas dan fungsi masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Agus Hari Kesuma mengajak seluruh OPD untuk berperan aktif dalam mewujudkan program ini. Dengan melibatkan berbagai pihak, diharapkan terbentuk persepsi yang seragam dan pemahaman yang menyeluruh terkait kebijakan dan program Dispora Kaltim dalam bidang kepemudaan dan keolahragaan.
“Saya mengajak seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah, Red.) membantu mewujudkannya,” katanya, beberapa waktu lalu.
Agus Hari Kesuma menekankan pentingnya kerja sama antarperangkat daerah untuk mencapai Indek Kinerja Utama (IKU). Baginya, sinergi seperti lampu pada mobil atau bahan bakar bagi kendaraan, tanpa satu elemen pun, tujuan tidak dapat tercapai.
“Jadi staf Dispora maupun pejabatnya paham (kerja sama antar perangkat daerah, Red.). Kalau tidak, maka IKU (Indek Kinerja Utama, Red.) tidak akan tercapai,” ujarnya. “Ibarat mobil tanpa lampu, tanpa bahan bakar, ya tidak bisa jalan,” sambung Agus Hari Kesuma.
Dalam upaya ini, Dispora Kaltim juga menekankan penghindaran duplikasi dalam pembinaan pemuda. Menyadari adanya irisan tipis di berbagai OPD, Agus Hari Kesuma mengingatkan agar tidak ada pembinaan ganda. Selain itu, pembinaan untuk pemuda yang termarjinalkan juga harus mendapatkan perhatian.
“Saya meminta jangan sampai terjadi dobel pembinaan, dimana hampir semua OPD bersentuhan dengan pemuda,” ujarnya. “Termasuk pembinaan bagi pemuda yang termarjinalkan harus mendapat perhatian,” ujar Agus Hari Kesuma.
Dispora Kaltim, sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 40 tahun 2009 tentang Kepemudaan, banyak membina organisasi dengan pengurus pemuda berusia 16 hingga 30 tahun. Selain itu, dalam konteks keolahragaan, Dispora Kaltim mendukung upaya menciptakan sentra olahraga yang terpusat di 10 provinsi di seluruh Indonesia, sesuai arahan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. Fasilitas lengkap, seperti sport science dan medical center, akan menjadi fokus, mirip dengan yang dimiliki oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia.
“Kaltim mendukung penuh hal ini, kita fokus mengangkat prestasi,” kata Agus Hari Kesuma. (adv)
