BERANDA.CO, Samarinda – Dalam upaya meningkatkan kualitas dan akses pendidikan di Kutai Barat, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Timur (Kaltim) menyerahkan mobil operasional kepada 16 Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) di daerah itu. Penyerahan ini menjadi langkah progresif yang menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim dalam memajukan sektor pendidikan.
Kepala Disdikbud Kaltim, Muhammad Kurniawan, menuturkan bahwa bantuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan mutu pendidikan di wilayah Kutai Barat.
“Dengan bantuan mobil operasional ini, sekolah-sekolah di Kutai Barat dapat lebih mudah dalam melaksanakan berbagai kegiatan, terutama yang menuntut mobilitas tinggi,” ujarnya.
Langkah ini merupakan bentuk nyata komitmen Disdikbud Kaltim dalam memajukan pendidikan di daerah terpencil. Kurniawan berharap bantuan ini dapat memudahkan transportasi sekolah, meningkatkan efisiensi operasional, dan memberikan kesempatan lebih luas bagi siswa dan guru untuk berpartisipasi dalam kegiatan edukatif di luar sekolah.
“Kami berharap dengan bantuan mobil operasional ini, sekolah-sekolah di Kutai Barat dapat lebih mudah dalam melaksanakan berbagai kegiatan, terutama yang menuntut mobilitas tinggi seperti mengikuti lomba atau pelatihan di luar sekolah,” tegasnya.
Salah satu kepala sekolah penerima, Mikael dari SMAN 1 Linggang Bigung, mengungkapkan rasa terima kasihnya.
“Kami sangat bersyukur atas mobil operasional yang diberikan. Ini pastinya akan sangat membantu dalam pelaksanaan tugas, terutama mengingat jarak sekolah kami yang jauh dari pusat provinsi,” katanya.
Ke-16 sekolah yang menerima manfaat dari program ini tersebar di berbagai lokasi strategis di Kutai Barat. Seleksi penerima manfaat didasarkan pada kebutuhan mereka akan mobilitas dan akses yang lebih baik untuk mendukung operasional sekolah.
Dengan menyediakan mobil operasional, diharapkan kegiatan pendidikan di sekolah-sekolah terpencil dapat berjalan lebih efisien dan efektif. Pemprov Kaltim berkomitmen untuk terus menguatkan infrastruktur pendidikan di wilayahnya guna memberikan kesempatan setara bagi semua siswa, tanpa terkecuali. (adv)
