Home DISPORA KALTIM Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim Fokus pada Tiga Kunci Indikator Kinerja

Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim Fokus pada Tiga Kunci Indikator Kinerja

0
Sekretaris Dispora Kaltim, Sri Wartini (jilbab merah) saat menghadiri kegiatan "Benchmarking Study" di Yogyakarta beberapa waktu yang lalu. (Dok Dispora Kaltim)

BERANDA.CO, Samarinda – Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Timur (Dispora Kaltim) menetapkan tiga kunci indikator kinerja sebagai fokus utama dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Menurut Sekretaris Dispora Kaltim, Sri Wartini, ketiga indikator tersebut adalah tingkat partisipasi pemuda dalam kegiatan ekonomi mandiri, partisipasi pemuda dalam organisasi kepemudaan dan organisasi sosial kemasyarakatan, serta peningkatan prestasi olahraga.

“Masing-masing OPD memiliki indikator berbeda, sedangkan untuk Dispora terdapat tiga kunci yang menjadi indikator kinerja kunci, pertama adalah tingkat partisipasi pemuda dalam kegiatan ekonomi mandiri,” beber Sri Wartini saat berada di Samarinda.

Dalam kegiatan “Benchmarking Study” Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD), Sri Wartini menegaskan pentingnya fokus pada indikator kinerja kunci. Benchmarking Study tersebut dilaksanakan di Yogyakarta dengan tujuan untuk pembinaan penyelenggaraan pemerintah daerah dan meningkatkan kualitas LPPD di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota.

LPPD menjadi instrumen penting sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah. Sri Wartini menjelaskan bahwa LPPD merupakan laporan penyelenggaraan pemerintahan daerah selama satu tahun anggaran, memberikan gambaran pencapaian kinerja pemerintahan dan pembangunan.

Penyusunan LPPD menggunakan Indikator Kinerja Kunci (IKK) Output dan IKK Outcome, yang merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 13/2019 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 18/2020. IKK Output dan Outcome mencerminkan keberhasilan daerah dalam mengatur dan mengurus urusan pemerintahan, serta dijadikan dasar untuk evaluasi, penilaian, kebijakan, dan pembinaan oleh kementerian/lembaga pemerintah.

Dengan pendekatan ini, Dispora Kaltim dan OPD lainnya diharapkan dapat meningkatkan kualitas LPPD secara berkelanjutan, menjaga sinkronisasi antara target dan realisasi, dan memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan daerah. (adv)

Facebook Comments Box
Exit mobile version