Home BPBD KALTIM BPBD Kaltim Terlibat Aktif dalam Penanggulangan Kasus Stunting: Tanggungjawab Terkait Kesehatan dan...

BPBD Kaltim Terlibat Aktif dalam Penanggulangan Kasus Stunting: Tanggungjawab Terkait Kesehatan dan Kebencanaan

0
Bagian Perencanaan Mitigasi dan Adaptasi Ivan Ramadhany.

BERANDA.CO, Samarinda – Kasus stunting, gangguan pertumbuhan yang memengaruhi tinggi badan anak, menjadi perhatian serius di Indonesia. Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kaltim, Tresna Rosano melalui bagian Perencanaan Mitigasi dan Adaptasi Ivan Ramadhany, menjelaskan bahwa meskipun penanganan stunting menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan, BPBD Kaltim turut bertanggung jawab karena keterkaitannya dengan bencana.

“Ada tim pelaksanaan SPM yang menangani kasus stunting ini. Stunting bisa dianggap sebagai bencana karena berdampak pada potensi sumber daya manusia dan terkait dengan tingkat kesehatan serta kematian anak,” ujar Ivan Ramadhany dari bagian Perencanaan Mitigasi dan Adaptasi BPBD Kaltim.

Meskipun teknis dan penyelesaian permasalahan stunting tetap menjadi tugas Dinas Kesehatan dan SKPD terkait, BPBD Kaltim berperan sebagai corong pelaporan. Ivan menegaskan bahwa BPBD selalu dilibatkan dalam kegiatan lintas sektor yang terkait dengan kebencanaan, seperti penanganan Covid-19, PMK, Karhutla, hingga kejadian sosial.

“BPBD tetap menjadi leading sector, dan koordinasi lintas sektor terus dilakukan untuk penanganan kasus stunting dan permasalahan kesehatan lainnya,” tambahnya. (adv)

Facebook Comments Box
Exit mobile version