Home BPBD KALTIM BPBD Kaltim Menyusun Strategi Cepat Tanggap dalam Penanganan Bencana

BPBD Kaltim Menyusun Strategi Cepat Tanggap dalam Penanganan Bencana

0

BERANDA.CO, Samarinda – Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Timur, khususnya Bidang Kedaruratan dan Logistik (KL), dihadapkan pada tuntutan sistem perhitungan cepat dan respons yang efisien saat menghadapi bencana. Perangkat penanganan bencana ini memainkan peran penting dalam situasi darurat, di mana kondisi lapangan seringkali tidak sesuai dengan teori atau rencana yang telah ditetapkan.

Kepala Pelaksana BPBD Kaltim Agus Tianur melalui Koordinator Pusdalops BPBD Kalimantan Timur, Cahyo Kristanto, mengakui bahwa dalam beberapa kasus, mereka harus beradaptasi dengan situasi yang mendesak. Sebagai contoh, ketika terjadi banjir di Paser dan Penajam Paser Utara (PPU) pada awal tahun, dapur umum BPBD Kalimantan Timur sebenarnya belum ada tersedia. Namun, pihak kabupaten segera menggunakan unit dapur umum BPBD tersebut.

“Seperti banjir di Paser dan Penajam Paser Utara (PPU) awal tahun. Saat itu belum ada pengadaan dapur umum, tetapi unit dapur umum kami sudah digunakan oleh pihak kabupaten,” ungkap Cahyo.

Dalam keadaan umum, Bidang KL mendapatkan informasi dan data terkini dari BPBD kabupaten/kota dan melalui media sosial untuk memahami situasi di lapangan. Setelah itu, mereka segera melaporkan kondisi tersebut kepada pimpinan BPBD.

“Kita menerima informasi, kita follow ke pimpinan, tapi sambil juga kita bilang minta data A B C D, kita membuat laporan kaji cepat. Saat ini mulai bencananya pukul berapa, yang terdampak siapa saja, siapa siapa saja yang sudah ada disana. Mitra pentahelix kita, juga disertakan disitu, ”paparnya.

Cahyo menjelaskan bahwa selama BPBD Kalimantan Timur menyiapkan peralatan dan logistik, mereka meminta BPBD kabupaten/kota, kecamatan, dan kelurahan untuk segera bertindak. Hal ini dilakukan untuk menghindari kekacauan (chaos) dan memastikan bahwa penanganan bencana dapat berjalan dengan tertib dan efisien.

Sementara BPBD Kalimantan Timur terus berupaya untuk meningkatkan responsnya dalam menghadapi bencana, tantangan di lapangan seringkali membutuhkan fleksibilitas dan adaptasi terhadap situasi yang berkembang. Kecepatan dalam merespons situasi darurat dan koordinasi antara berbagai pihak terlibat tetap menjadi kunci dalam upaya penanggulangan bencana di daerah ini. “Masyarakat diminta untuk bersabar dulu. Yang penting jangan sampai chaos,” tandasnya. (adv)

Facebook Comments Box
Exit mobile version