Home BPBD KALTIM BPBD Kaltim Lakukan Monitoring dan Evaluasi Sarana Pengendalian Kebakaran Perkebunan Kelapa Sawit

BPBD Kaltim Lakukan Monitoring dan Evaluasi Sarana Pengendalian Kebakaran Perkebunan Kelapa Sawit

0
Kepala Pelaksana BPBD Kaltim, melalui Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana, Tresna Rosano.

BERANDA.CO, Penajam Paser Utara – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Timur (Kaltim) telah melaksanakan pendampingan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terkait sarana dan prasarana pengendalian kebakaran lahan perkebunan kelapa sawit di Perusahaan Besar Swasta (PBS) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Gubernur Kaltim tanggal 21 Agustus 2003 yang menetapkan status keadaan siaga bencana kekeringan, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), serta dampak asap akibat Karhutla.

Tim Monev terpadu terdiri dari BPBD Provinsi Kaltim, Dinas Perkebunan Provinsi Kaltim, Dinas Kehutanan Provinsi Kaltim, dan perwakilan dari perusahaan yang menjadi objek peninjauan. Perusahaan yang diperiksa adalah PT. Sukses Tani Nusasubur (PT. STN), yang telah memiliki sejumlah sarana pengendalian kebakaran lahan perkebunan kelapa sawit.

Sarana pengendalian kebakaran yang dimiliki PT. STN termasuk sistem deteksi dini dengan tiga menara pemantau api dan satu unit drone, delapan unit alat pemantau curah hujan (ombrometer), serta perlengkapan pemadaman yang mencakup peralatan pribadi atau individu, peralatan regu, dan prasarana berupa 15 embung air yang berfungsi dengan baik.

Kepala Pelaksana BPBD Kaltim, melalui Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana, Tresna Rosano, menjelaskan bahwa kegiatan Monev ini merupakan langkah yang penting untuk memastikan bahwa perusahaan-perusahaan perkebunan kelapa sawit mematuhi standar pengendalian kebakaran yang telah ditetapkan. Tim Monev akan memeriksa dan mengevaluasi prasarana yang ada, sehingga memastikan kesiapan dalam menghadapi potensi kebakaran.

“Adapun perusahan yang dilakukan peninjauan adalah PT. Sukses Tani Nusasubur (PT. STN) memiliki sarana Pengendalian Kebakaran Lahan seperti Sistem Deteksi Dini berupa 3 menara Pemantau Api dan 1 Unit Drone, 8 unit pemantau curah hujan (Ombrometer), peralatan pemadaman terdiri perlengkapan pribadi atau individu, Perlengkapan Regu dan Prasarana 15 Embung Air yang berfungsi dengan baik dengan ukuran 20 x 20 X 2,5 meter,” tandasnya. (adv)

Facebook Comments Box
Exit mobile version