BERANDA.CO, Bontang – Setelah peserta pelatihan dinyatakan lulus, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Bontang akan melakukan pemantauan melalui Sistem Informasi Ketenagakerjaan (Sisnaker). Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa lulusan BLKI dapat berhasil terintegrasi dengan baik ke dalam dunia kerja.
Aplikasi Sisnaker sendiri dirancang untuk memudahkan pencarian lapangan kerja bagi masyarakat. Sebagai ekosistem digital, Sisnaker menjadi platform yang mencakup berbagai layanan publik dan aktivitas di bidang ketenagakerjaan, baik di tingkat pusat maupun daerah.
Kepala Seksi Penyelenggara Pelatihan BLKI Bontang, Suhandayadi, menjelaskan bahwa setelah lulus, BLKI tidak langsung melepas peserta pelatihan. Sebaliknya, mereka berkomitmen untuk tetap memantau para lulusan, mengecek apakah mereka telah memulai karier atau belum.
“Setelah mereka lulus kami (BLKI) tidak serta merta langsung melepas mereka tapi kami juga tetap berusaha memantau mereka. Apakah mereka sudah bekerja atau tidak,” ungkap Suhandayadi.
Menurutnya Pemerintah berperan sebagai fasilitator yang menghubungkan pencari kerja dengan perusahaan melalui Sisnaker. Aplikasi ini memungkinkan perusahaan untuk mengakses informasi calon tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
“Sisnaker ini digunakan untuk mencari calon tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan,” ujarnya.
Sisnaker memberikan kemudahan bagi semua pemangku kepentingan, baik pencari kerja dalam mencari lowongan pekerjaan maupun perusahaan dalam menilai potensi calon pekerja. Dengan langkah ini, BLKI Bontang berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh bagi lulusan mereka, memastikan kesuksesan mereka dalam dunia kerja. (adv)
