Home BERITA KALTIM BIFF Tak Mau Berhenti di Kaltim, Ini Target Tahun Depan

BIFF Tak Mau Berhenti di Kaltim, Ini Target Tahun Depan

0
Kebersamaan dalam gelaran Borneo International Fashion Festival. (Foto: Abe)

BERANDA.CO – Borneo International Fashion Festival (BIFF) tidak dirancang hanya menjadi panggung fashion di Kalimantan Timur (Kaltim). Founder sekaligus Chairman BIFF, Yulia Hadi, menyiapkan festival tersebut sebagai pintu awal untuk mempertemukan pelaku dari berbagai wilayah di Pulau Kalimantan.

Yulia mengatakan pemilihan Kaltim sebagai lokasi awal BIFF tidak terlepas dari pengalamannya berkunjung ke daerah tersebut. Namun, sejak awal ia memiliki keinginan untuk membawa keterlibatan lebih luas, termasuk desainer dari Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah hingga Kalimantan Utara.

“Jadi, saya sebenarnya mau bawa semua Borneo bukan hanya ke Kalimantan Timur. Saya mau juga bawa ke Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, dan lain-lain,” ujar Yulia.

Menurut dia, Kaltim dipilih sebagai titik awal karena BIFF masih berada pada tahap pertama penyelenggaraan. Karena itu, ia menilai langkah tersebut perlu dimulai dari daerah yang memiliki kedekatan dengan perjalanan dan latar belakangnya.

“Saya harus mulai dari kampung halaman saya dulu,” katanya.

Meski demikian, Yulia membuka peluang keterlibatan lebih banyak desainer dari provinsi lain pada penyelenggaraan berikutnya. Ia bahkan telah menjalin komunikasi dengan sejumlah desainer dari Kalimantan Barat yang menunjukkan ketertarikan untuk bergabung.

Yulia menyebut sebagian desainer tersebut belum dapat berpartisipasi pada penyelenggaraan kali ini. Namun, ia berharap mereka bisa hadir dan mengambil bagian dalam BIFF pada tahun berikutnya.

“Nanti mungkin, semoga masih panjang umur, Tuhan memberkati. Tahun depan saya akan ajak Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Utara,” tuturnya.

Rencana tersebut membuat BIFF berpotensi berkembang dari festival yang berbasis di Kaltim menjadi ruang kolaborasi bagi industri kreatif dan desainer Kalimantan.

Yulia juga membuka kemungkinan penyelenggaraan BIFF di luar Kaltim pada masa mendatang. Kalimantan Barat maupun Kalimantan Selatan disebut sebagai daerah yang berpeluang menjadi lokasi berikutnya.

Bagi Yulia, perluasan tersebut bukan sekadar memindahkan lokasi festival. Gagasan besarnya adalah memperkenalkan kekayaan fashion Borneo melalui keterlibatan desainer dari berbagai daerah sehingga identitas kreatif Kalimantan dapat tampil lebih luas.

“Jadi nanti, mungkin tahun depan nanti bisa di Kalimantan Barat atau di Kalimantan Selatan, acara BIFF,” tandasnya.

(Abe)

Facebook Comments Box
Exit mobile version