BERANDA.CO, Balikpapan – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan terus menggalakkan inovasinya dengan memperkenalkan Ground Water Tank (GWT), sebuah fasilitas pencegahan api dini yang bertujuan mencegah kebakaran sebelum menjadi bencana besar.
Menurut Kepala Seksi Pencegahan BPBD Kota Balikpapan, Nyoto Harsono, GWT menjadi sangat penting, terutama di kawasan padat pemukiman. Fasilitas ini dioperasikan oleh masyarakat yang telah menjalani pelatihan dari BPBD.
“Penting sekali untuk pemukiman padat penduduk,” ungkap Nyoto saat menyerahkan bantuan fasilitas GWT kepada warga RT 7, Kelurahan Baru Ulu, Balikpapan Barat.
Fasilitas GWT terdiri dari reservoir, pompa air, dan peralatan penanggulangan bencana kebakaran. Reservoir berbentuk persegi empat dengan tinggi dua meter, panjang tiga meter, dan lebar tiga meter, mampu menampung hingga 18 kubik air, setara dengan tiga mobil tangki pemadam kebakaran.
GWT dibangun di lahan sempit yang dihibahkan oleh masyarakat, memanfaatkan lahan tersebut untuk mendukung inovasi pencegahan kebakaran. Selain reservoir, GWT juga dilengkapi dengan pompa air portabel bermerek Honda GX 690 berkekuatan 25 Horse Power, dilengkapi starter motor, dan mampu menyemprotkan air dengan tekanan hingga lima bar, setara dengan mobil pemadam kebakaran.
Nyoto menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga dan merawat fasilitas ini agar dapat dimanfaatkan dengan baik saat dibutuhkan. Meskipun masih dalam perawatan BPBD, masyarakat akan dilibatkan dalam penggunaan dan perawatan mesin tersebut.
“Ini (statusnya) pinjam pakai, bukan hibah. Jadi masih dalam perawatan BPBD Kota Balikpapan. Tentunya akan kami dampingi masyarakat dalam menjaga dan merawat mesin ini,” tambahnya.
Inovasi GWT menjadi langkah nyata pemerintah dalam hadir di tengah-tengah masyarakat, menyediakan alat proteksi kebakaran untuk meningkatkan keselamatan dan kesiapan menghadapi bencana. (adv)


