spot_img

Dinkes Kaltim Upayakan Peningkatan Ketersediaan Dokter Spesialis di Mahakam Ulu dan Wilayah Pedesaan

BERANDA.CO, Samarinda – Kehadiran dokter spesialis di Kalimantan Timur menjadi perhatian utama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim, khususnya di wilayah Kabupaten Mahakam Ulu yang menghadapi keterbatasan tenaga medis. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinkes Kaltim, dr. Jaya Mualimin. Dr. Jaya mengakui bahwa keberadaan dokter spesialis masih sangat terbatas, dan kebutuhan tenaga medis ini berbeda-beda di setiap rumah sakit.

“Kalau kebutuhan dokter spesialis di tiap rumah sakit kan berbeda-beda,” terangnya.

Data yang dikumpulkan oleh Dinkes Kaltim menunjukkan bahwa sebagian besar dokter spesialis berada di wilayah perkotaan, seperti Kota Balikpapan yang memiliki 265 dokter spesialis, dan Kota Samarinda dengan 240 dokter spesialis. Sementara di beberapa wilayah pedesaan, seperti Mahakam Ulu, hanya terdapat dua dokter spesialis. Kabupaten lainnya di Kaltim juga memiliki jumlah dokter spesialis yang beragam.

BACA JUGA  Akreditasi Rumah Sakit di Kaltim, Meningkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan

Untuk mengatasi permasalahan ini, Dinkes Kaltim telah mengusulkan program pemberdayaan dokter spesialis kepada Kementerian Kesehatan. Program ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dokter spesialis di wilayah Kaltim. Dr. Jaya Mualimin menjelaskan bahwa satu dokter spesialis dapat melayani tiga surat izin praktik, sehingga upaya ini akan memberdayakan dokter spesialis yang sudah lulus.

Meskipun Dinkes Kaltim telah berupaya mengatasi kekurangan dokter spesialis, mereka belum dapat memetakan jenis dokter spesialis yang paling dibutuhkan di wilayah tersebut. Dr. Jaya Mualimin mengungkapkan bahwa setiap rumah sakit membutuhkan minimal tujuh dokter spesialis, dan saat ini masih banyak rumah sakit yang belum memenuhi standar tersebut.

“Jadi bagaimana pun caranya, daerah yang belum mendapatkan dokter spesialis akan diupayakan. Caranya kami melihat, 1 dokter spesialis kan bisa 3 surat izin praktik. Maka itu diberdayakan,” ucap Jaya.

BACA JUGA  Perlunya Kesadaran Masyarakat untuk Pencegahan Kematian Ibu dan Bayi di Kaltim

“Kami belum memetakan itu karena kami masih kekurangan. Maksudnya, untuk 1 rumah sakit itu butuh 7 dokter spesialis. Jadi 1 rumah sakit 7 dokter spesialis itu belum memenuhi standar. Jadi ada yang beberapa sudah terpenuhi, dan ada yang kurang,” timpal Jaya.

Keterbatasan dokter spesialis bukan hanya menjadi permasalahan di Kalimantan Timur, tetapi juga merupakan masalah umum di seluruh Indonesia. Dinkes Kaltim berupaya keras untuk memenuhi kebutuhan tenaga medis dan meningkatkan ketersediaan dokter spesialis di wilayahnya, terutama di daerah pedesaan yang masih kekurangan tenaga medis yang kompeten. (adv)

Facebook Comments Box

  Yuk gabung ke Chanel WhatsApp Beranda.co!

spot_img

Baca Juga

Artikel Terkait

google-site-verification=2BD9weAnZwEeg5aPSMuk5688uWcb6MUgj2-ZBLtOHog