Home BERITA KALSEL Banjarbaru 2.010 Personel Satpol PP–Damkar Kalsel Amankan Natal, 5 Rajab, dan Tahun Baru

2.010 Personel Satpol PP–Damkar Kalsel Amankan Natal, 5 Rajab, dan Tahun Baru

0
Sebanyak 2.010 personel Satpol PP dan Damkar Kalsel disiagakan untuk pengamanan Natal, 5 Rajab, dan Tahun Baru 2026. (FOTO: MC Kalsel/beranda.co)

BERANDA.CO, Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menunjukkan kesiapan penuh dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat selama momentum akhir tahun. Melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (damkar) Provinsi Kalsel, pengamanan terpadu digelar untuk mengawal perayaan Natal, momen keagamaan 5 Rajab, serta perayaan Tahun Baru.

Ribuan personel disiagakan dan disebar ke berbagai titik strategis. Plt. Kasatpol PP dan Damkar Kalsel, Ronny Eka Saputra, menyebutkan bahwa total kekuatan yang diterjunkan mencapai 2.010 personel, hasil sinergi Satpol PP provinsi dan kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan.

“Untuk masing-masing kegiatan, yakni pengamanan Natal, momen 5 Rajab, dan Tahun Baru, kami mengerahkan masing-masing 670 personel. Jadi total keseluruhan mencapai 2.010 personel,” kata Ronny di Banjarbaru, Jumat (19/12/2025).

Fokus Pengamanan 5 Rajab di Enam Titik Krusial

Dari rangkaian kegiatan akhir tahun tersebut, momen 5 Rajab menjadi salah satu fokus utama pengamanan karena tingginya mobilitas dan konsentrasi jemaah. Satpol PP dan Damkar Kalsel bahkan menambah kekuatan khusus berupa sekitar 50 personel Damkar, yang ditugaskan untuk mendukung pelayanan air bersih bagi dapur umum dan kebutuhan jemaah.

Ronny menjelaskan, terdapat enam titik utama yang memerlukan perhatian ekstra karena membutuhkan jumlah personel lebih besar dibanding lokasi lainnya.

“Enam titik tersebut meliputi Musala Ar Raudah, Gerbang Utama Kubah, kawasan AZ dan Al Zahra, Simpang Empat Sekumpul, serta gang-gang sekitar lokasi yang dikhususkan untuk jemaah wanita,” jelasnya.

Penempatan Personel Dinamis dan Terkoordinasi

Untuk pengamanan 5 Rajab, sebanyak 150 personel berasal dari Satpol PP Provinsi, ditambah personel Satpol PP kabupaten/kota yang masing-masing mengirimkan 40 personel. Seluruh kekuatan tersebut ditempatkan secara dinamis, menyesuaikan kondisi di lapangan.

“Apabila di satu titik dirasa sudah mencukupi, personel bisa digeser ke titik lain yang membutuhkan penguatan,” tambah Ronny.

Koordinasi dilakukan secara berkelanjutan melalui posko induk, sehingga setiap potensi kepadatan atau gangguan dapat segera direspons dengan cepat dan tepat.

Dukungan Air Bersih untuk Jemaah

Selain pengamanan, aspek kemanusiaan juga menjadi perhatian. Untuk mendukung kebutuhan jemaah, Damkar Kalsel menyiagakan enam unit mobil tangki air. Penempatannya disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan dan permintaan resmi dari instansi maupun relawan.

Satu unit mobil tangki ditempatkan di Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalsel, satu unit di Museum Lambung Mangkurat, sementara empat unit lainnya diserahkan kepada relawan untuk didistribusikan ke titik-titik yang membutuhkan pasokan air bersih.

Imbauan Tertib demi Kenyamanan Bersama

Di akhir keterangannya, Ronny mengajak seluruh masyarakat dan jemaah untuk turut menjaga ketertiban selama rangkaian kegiatan berlangsung.

“Kami mengimbau kepada seluruh jemaah agar melaksanakan kegiatan dengan tertib dan selalu mengikuti arahan petugas di lapangan. Tujuan kami adalah memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar sehingga jemaah dapat beribadah dengan aman dan nyaman,” pungkasnya. (red)

Facebook Comments Box
Exit mobile version