BERANDA.CO, Samarinda – Anggota DPRD Kaltim, Jahidin, turut menghadiri Malam Anugerah Penyiaran KPID Kaltim 2023 dengan tema “Kolaborasi Penyiaran Dalam Menyongsong IKN Nusantara”. Acara prestisius tersebut berlangsung di Grand Ballroom Hotel Bumi Senyiur, Samarinda.
Dalam kesempatan tersebut, DPRD Kaltim juga mendapatkan penghargaan sebagai Mitra Strategis KPID Kaltim, mengukuhkan posisinya sebagai pemangku kepentingan utama dalam dunia penyiaran di Kalimantan Timur.
Jahidin menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Malam Anugerah Penyiaran KPID Kaltim 2023 dan memberikan ucapan selamat kepada para pemenang. Ia berharap, acara ini menjadi motivasi bagi semua penyiar di Kaltim untuk terus menyajikan siaran-siaran yang sehat, mendukung kemajuan Kaltim sebagai Ibu Kota Negara (IKN) yang baru.
“Anugerah penyiaran ini, bukan sekadar acara apresiasi. Tapi merupakan syiar KPID agar norma penyiaran di Kaltim berjalan baik. Mewakili Lembaga DPRD Kaltim, kami tentu menyambut baik dan memberikan apresiasi yang tinggi atas gelaran acara ini,” kata Jahidin.
Menurut Jahidin, Anugerah Penyiaran KPID bukan hanya acara apresiasi semata, melainkan juga sebagai bentuk syiar KPID untuk menjaga norma penyiaran di Kaltim agar berjalan dengan baik. Sebagai perwakilan DPRD Kaltim, Jahidin menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi terhadap acara tersebut.
Dalam konteks persiapan Kaltim sebagai IKN, Jahidin melihat Malam Anugerah Penyiaran sebagai upaya positif dari KPID untuk meningkatkan kualitas penyiaran. Seleksi komisioner KPID Kaltim yang dilaksanakan di DPRD Kaltim, khususnya melalui Komisi I, dianggap telah berjalan maksimal sesuai harapan.
“Komisi penyiaran, termasuk Lembaga penyiaran di Kaltim, dalam rangka menyambut IKN, agar kerja-kerja penyiaran lebih ditingkatkan lagi. Karena ini merupakan suatu tantangan ditetapkannya Kaltim sebagai IKN,” ujarnya.
Jahidin juga mengingatkan tentang pentingnya pengawasan lembaga penyiaran publik terhadap platform digital yang semakin menjamur melalui media sosial. Ia berharap agar konten-konten yang disajikan memperhatikan norma-norma penyiaran publik.
Ketua KPID Kaltim, Irwansyah, menegaskan bahwa Malam Anugerah Penyiaran bukan hanya ajang penghargaan, melainkan juga sebagai platform untuk memperkuat kolaborasi di antara penyiar dan stasiun radio. Dengan berbagai kategori penghargaan, KPID Kaltim berkomitmen untuk mengakui keberhasilan dan dedikasi para pelaku industri penyiaran di Kaltim.
Ia mengakui peran krusial Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kaltim, yang telah sukses menyelenggarakan Malam Anugerah Penyiaran, yang kini telah mencapai edisi keempat di Kaltim.
“Kami, dari pihak pemerintah, menekankan betapa pentingnya peran penyiaran dalam mendukung dan mempromosikan IKN serta memotivasi para pelaku industri untuk terus berkarya dengan dedikasi tinggi,” ucap Sri Wahyuni.
Malam Anugerah Penyiaran diharapkan bukan hanya menjadi ajang penghargaan semata, tetapi juga menjadi dorongan semangat bagi para insan penyiaran. Dorongan ini diharapkan mampu memotivasi mereka untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Kaltim.
Sri Wahyuni menyoroti peran penting KPID Kaltim dalam menggelar Malam Anugerah Penyiaran. Keberhasilan penyelenggaraan acara ini, yang kini telah memasuki edisi keempat, menandakan kontribusi positif penyiaran dalam mendukung perkembangan daerah.
“Malam Anugerah Penyiaran diharapkan dapat menjadi dorongan semangat bagi para insan penyiaran untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Kaltim,” ungkap Sekda Kaltim. (adv/dprd kaltim)
