BERANDA.CO – Kejurnas Motoprix di Samarinda berubah menjadi arena adu cepat para pembalap dari berbagai daerah di Kalimantan. Berlangsung di Sirkuit Permanen Kalan, Samarinda Seberang, pada 29-30 Agustus 2026, Kejurnas Motoprix Putaran 4 Region C Kalimantan tak hanya menjadi ajang berburu poin, tetapi juga panggung bagi pembalap muda Kalimantan untuk menguji kemampuan di lintasan.
Ajang tersebut mendapat dukungan penuh Astra Motor Kalimantan Timur 2 sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem olahraga otomotif sekaligus mendorong lahirnya talenta-talenta baru di dunia balap nasional.
Sejumlah kelas dengan rentang usia dan tingkat pengalaman berbeda ikut memeriahkan persaingan. Para pembalap pun harus menunjukkan kemampuan terbaiknya untuk mengamankan posisi sekaligus menjaga peluang dalam perburuan poin kejuaraan.
Lima Kelas Utama Jadi Arena Adu Cepat
Pada kelas utama, persaingan dibuka melalui lima kategori.
Kelima kelas tersebut yakni MP1 Bebek 4T 150 cc Expert, MP2 Bebek 4T 150 cc Novice U-23TH, MP3 Bebek 4T 150 cc Rookie U-16TH, MP4 Bebek 4T 150 cc Beginner U-13TH, serta MP5 Matic STD Open 131 cc Minimum 14TH Non Expert.
Komposisi tersebut membuat persaingan di lintasan menjadi lebih beragam. Pembalap berpengalaman harus beradu strategi dengan peserta yang sedang membangun jam terbang di dunia balap.
Bagi pembalap muda, kesempatan seperti ini menjadi ruang untuk merasakan langsung atmosfer kompetisi sekaligus mengukur kemampuan menghadapi lawan dari berbagai daerah.
Bukan Cuma Kelas Utama
Keseruan Motoprix Samarinda tidak berhenti di lima kelas utama.
Sejumlah kategori supporting turut dibuka untuk memberikan ruang lebih luas bagi para pencinta balap untuk berkompetisi.
Pada kategori matic, terdapat kelas Matic 131cc STD Open dengan regulasi MP5, Matic 131cc STD Khusus Wanita, Matic 131cc STD Non Prestasi Kaltim Max 20th, serta Matic 131cc STD Novice 23 THN.
Sementara itu, kelas 2 dan 4 TAK juga menghadirkan sejumlah kategori, mulai dari Bebek 116cc 2T Non Prestasi Kaltim Max 20th, Bebek 116cc 2T Novice Max 23th, Bebek 116cc 2T Open, Bebek 125cc 2T Open, hingga Bebek 130cc 4T Ex MP2 Open.
Kategori Mini GP untuk peserta dengan usia maksimal 12 tahun juga ikut membuka kesempatan bagi talenta paling muda untuk merasakan atmosfer kompetisi di lintasan.
Astra Motor Dorong Ekosistem Balap Kalimantan
Dukungan Astra Motor Kalimantan Timur 2 dalam gelaran ini menjadi bagian dari sinergi bersama Ikatan Motor Indonesia (IMI) dan berbagai pihak untuk mendorong perkembangan olahraga otomotif.
Marketing Manager Astra Motor Kalimantan Timur 2, Matthew, mengatakan kejuaraan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga ruang untuk menumbuhkan semangat berprestasi para pembalap.
“Tentunya kami mendukung penuh pengembangan dunia balap tanah air lewat ajang Kejurnas Motoprix Putaran 4 Region C Kalimantan lewat sinergitas bersama antar berbagai pihak,” ungkap Matthew.
Menurutnya, atmosfer kompetisi yang sehat dapat menjadi salah satu cara untuk menjaga semangat olahraga otomotif sekaligus membuka peluang bagi pembalap daerah untuk berkembang lebih jauh.
“Kami berharap, gelaran ini dapat menjadi panggung persaingan positif bagi pebalap tanah air sekaligus sebagai wadah untuk menguatkan kembali semangat kompetitif olahraga otomotif di Indonesia khususnya di Kalimantan,” pungkasnya.
Honda Exhibition Ikut Ramaikan Sirkuit
Di tengah panasnya persaingan di lintasan, Astra Motor Kalimantan Timur 2 juga menghadirkan Honda Exhibition untuk melengkapi gelaran bertajuk “Pertamax Turbo Aspira Premio Motoprix”.
Line up sepeda motor Honda turut dipamerkan kepada pengunjung yang hadir di area kegiatan.
Salah satu yang mencuri perhatian adalah Honda Supra GTR 150.
Motor tersebut membawa karakter Street Sport melalui penyegaran desain yang lebih agresif, sehingga memberikan sentuhan berbeda di tengah atmosfer balap yang berlangsung di Sirkuit Permanen Kalan.
Kehadiran Honda Exhibition sekaligus membuat gelaran Motoprix tidak hanya menjadi ruang kompetisi para pembalap, tetapi juga menjadi titik temu antara dunia balap, komunitas, dan para pencinta sepeda motor.
Dari kelas pembalap usia muda hingga kategori supporting, Motoprix Samarinda akhirnya menghadirkan satu pesan sederhana: lintasan bukan hanya tempat mengejar podium, tetapi juga tempat mengasah keberanian, kemampuan, dan mimpi untuk melangkah lebih jauh.
