BERANDA.CO, Samarinda – Dorongan dan harapan kepada para wisudawan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Provinsi Kalimantan Timur untuk mengabdi dalam membangun daerah di bidang kesehatan. Pernyataan ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim dr Jaya Mualimin dalam acara wisuda dan peresmian gedung Poltekkes Kemenkes Kaltim di Samarinda.
Pada acara tersebut, Jaya Mualimin menyampaikan apresiasinya kepada pimpinan dan civitas akademika Poltekkes Kemenkes Kaltim atas kerja keras dan inovasi yang telah berhasil memajukan Poltekkes, memberikan kepercayaan kepada pemerintah dan masyarakat. Peresmian gedung Poltekkes Kaltim diharapkan akan memacu semangat dan motivasi untuk lebih meningkatkan kinerja dalam kegiatan akademik dan pendidikan kesehatan yang berjalan dengan baik.
Jaya Mualimin mengungkapkan bahwa Kaltim telah mencapai peningkatan derajat dan kualitas kesehatan masyarakat, yang tercermin dalam angka usia harapan hidup (UHH). Sejak 2021, angka UHH di Kaltim telah mencapai 74,61 tahun, melebihi angka UHH nasional sebesar 71,57 tahun. Ini menjadikan Kaltim memiliki UHH tertinggi dibandingkan dengan empat provinsi lainnya di Kalimantan.
Ia pun menyatakan harapannya agar angka UHH di Kaltim terus meningkat. Hal ini dapat dicapai dengan fokus pada peningkatan kualitas layanan kesehatan yang tersedia untuk seluruh masyarakat.
“Kita berharap UHH Kaltim terus dipertahankan dan bahkan kalau bisa lebih tinggi lagi dengan meningkatkan kualitas kesehatan melalui peningkatan layanan kesehatan ke seluruh masyarakat,” papar dr Jaya Mualimin
Jaya Mualimin juga mengidentifikasi berbagai tantangan di bidang kesehatan yang akan dihadapi di masa depan. Tantangan tersebut mencakup kemunculan wabah penyakit, peningkatan penyakit menular seperti HIV/AIDS, penyakit malaria, dan TBC, stunting, penyalahgunaan narkoba, pertumbuhan jumlah penduduk yang cepat, kerusakan lingkungan, bencana alam, dan banyak lagi.
Selain itu, resiko kesakitan masyarakat juga meningkat akibat gaya hidup yang tidak sehat, masalah gizi, konsumsi makanan yang berbahaya, dan peredaran obat-obatan yang digunakan oleh masyarakat.
Pemerintah Provinsi Kaltim mengharapkan peran besar dari Poltekkes Kemenkes Kaltim dalam mengatasi berbagai tantangan kesehatan tersebut. Dengan lulusan baru yang dihasilkan, harapan besar juga tertumpu pada mereka untuk memainkan peran penting dalam masyarakat dengan membangun sistem kesehatan yang lebih baik. Dalam rangka menghadapi masa depan yang penuh tantangan, upaya Poltekkes Kemenkes Kaltim dalam meningkatkan pendidikan dan penelitian kesehatan akan memainkan peran sentral dalam mencapai derajat dan kualitas kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat Kalimantan Timur. Diharapkan para wisudawan akan menjadi ujung tombak dalam mewujudkan visi ini melalui komitmen mereka dalam bidang kesehatan.
Jaya Mualimin menekankan perlunya terus meningkatkan sumber daya manusia (SDM) dan kompetensi profesi yang unggul dan berkualitas untuk menjawab tantangan kesehatan yang semakin kompleks di masa depan. Ia juga berharap agar Poltekkes Kemenkes Kaltim dapat terus meningkatkan kualitas politeknik tersebut sehingga menjadi contoh dan acuan bagi lembaga pendidikan kesehatan lainnya di Kaltim.
“Untuk menjawab tantangan masa depan, saya berharap para wisudawan terus berusaha meningkatkan sumber daya manusia (SDM) dan kompetensi profesi yang unggul dan berkualitas,” pungkasnya. (adv)
