BERANDA.CO, Paser – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar Sosialisasi Peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) di Kryad Sadurengas Hotel, Kabupaten Paser. Kepala Bidang Pemberdayaan Pemuda, Bahri, menyampaikan bahwa capaian IPP Kaltim mengalami penurunan, terutama pada domain partisipasi dan kepemimpinan pemuda.
“Pemuda di Kalimantan Timur dituntut untuk terus mengembangkan potensi diri, terutama dalam domain partisipasi dan kepemimpinan, mengingat capaiannya yang rendah,” ujar Bahri dalam sambutannya. Ia juga menekankan peran aktif pemuda, terutama di Kabupaten Paser, dalam mendukung pembangunan Ibukota Nusantara (IKN) yang terus digenjot.
Staf Ahli Bidang Inovasi Kepemudaan dan Keolahragaan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Yohan, yang menjadi narasumber, mengemukakan bahwa strategi pembangunan kepemudaan mencakup penyadaran, pemberdayaan, dan pengembangan kualitas pemuda. “Peningkatan kualitas pemuda perlu dilakukan melalui penguatan kelembagaannya, partisipasi aktif pemuda, dan pencegahan dari tindak lanjut berisiko,” tambah Yohan.
Statistisi Ahli Muda BPS Provinsi Kaltim, Joko Affandy Alhuda, turut menyoroti tingginya prosentase stunting di Kabupaten Paser. Jumlah stunting yang tinggi juga dipandang sebagai dampak pernikahan di bawah usia 18 tahun, yang memengaruhi kualitas pemuda di wilayah tersebut.
Sosialisasi dihadiri oleh 50 peserta dari berbagai elemen organisasi kepemudaan di Kabupaten Paser, termasuk FKP, HMI, Pelita Anak Negeri, Ikatan Pelajar NU, Ikatan Pelajar Muhammadiyah, SMA/SMK, dan organisasi kepemudaan lainnya. (adv)
