Home ASTRA MOTOR KALTIM Dari Jalanan Kota ke Situs Bersejarah, Riders Samarinda Nikmati Historical Ride

Dari Jalanan Kota ke Situs Bersejarah, Riders Samarinda Nikmati Historical Ride

0
Historical Ride Samarinda mengajak riders menjelajahi Masjid Shiratal Mustaqiem. (FOTO: Esti)

BERANDA.CO, Samarinda – Sejumlah riders Samarinda yang tergabung dalam kegiatan Historical Ride Samarinda besutan Astra Motor Kalimantan Timur 2 diajak menunggangi Honda CRF150L untuk menyusuri jejak sejarah Kota Tepian, termasuk mengunjungi Masjid Shiratal Mustaqiem yang menjadi salah satu warisan budaya tertua di Samarinda.

Pagi itu, halaman parkir Astra Motor M. Yamin menjadi titik awal perjalanan. Sebelum mesin dinyalakan, para peserta terlebih dahulu mendapatkan pembekalan keselamatan berkendara. Semangat kampanye #Cari_Aman menjadi bekal utama sebelum rombongan memulai perjalanan.

Dengan menunggangi Honda CRF150L, para riders kemudian bergerak menyusuri ruas-ruas jalan utama Samarinda. Iring-iringan motor bergaya dual purpose itu melintas di Jalan Pangeran Diponegoro hingga menyeberangi Jembatan Mahkota. Penampilan tangguh motor dan para penggunanya seolah menyatu dengan lanskap perkotaan sebelum akhirnya mengarah ke destinasi bersejarah yang telah ditentukan.

Tujuan mereka adalah Masjid Shiratal Mustaqiem, masjid tertua di Kota Samarinda yang berada di Jalan Bung Tomo, Samarinda Seberang. Di balik bangunannya yang sederhana, masjid ini menyimpan cerita panjang tentang perkembangan peradaban dan budaya masyarakat Kalimantan Timur.

Masjid yang berdiri sejak 1881 tersebut dikenal memiliki keunikan arsitektur. Seluruh konstruksi utamanya dibangun menggunakan kayu ulin tanpa memanfaatkan paku sebagai penyambung. Nilai historis dan keunikan bangunannya membuat Masjid Shiratal Mustaqiem ditetapkan sebagai cagar budaya oleh Pemerintah Kota Samarinda pada 2020.

Marketing Manager Astra Motor Kalimantan Timur 2, Matthew Poeterah Sah, mengatakan kegiatan ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman berbeda bagi pengguna sepeda motor Honda di Samarinda.

“Lewat historical ride ini, kami ingin mengajak para riders dalam menyelami nilai sejarah Kalimantan Timur sekaligus membangkitkan semangat berpetualang generasi muda di Samarinda,” ungkap Matthew.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan pengalaman berkendara, tetapi juga mengajak peserta lebih dekat dengan identitas dan sejarah daerahnya.

“Pada kegiatan ini, kami tidak hanya menyuguhkan sensasi berkendara yang karismatik dan penuh aura tangguh dengan sepeda motor Honda CRF 150L, tetapi juga ruang untuk mengapresiasi dan mendalami kembali sejarah Samarinda,” tambahnya.

Usai menelusuri jejak sejarah di Masjid Shiratal Mustaqiem, perjalanan berlanjut ke Dacoffee Samarinda. Di tempat ini, suasana berubah menjadi lebih santai. Para peserta berkumpul, berbagi cerita, dan mempererat kebersamaan sebagai sesama pengguna Honda CRF150L.

Rangkaian Historical Ride kemudian ditutup dengan menghadiri perayaan hari jadi CBR Club Indonesia (CCI) Region Samarinda di halaman parkir GOR Segiri Samarinda. Kehangatan antarkomunitas menjadi penutup sempurna dari perjalanan yang bukan hanya menghubungkan satu lokasi ke lokasi lain, tetapi juga mempertemukan semangat petualangan, persaudaraan, dan kecintaan terhadap sejarah Kota Tepian. (red)

Facebook Comments Box
Exit mobile version