Home BISNIS Cara Daftar Domain .ai.id, Simak 4 Tahap Pendaftarannya

Cara Daftar Domain .ai.id, Simak 4 Tahap Pendaftarannya

0
Domain .ai.id resmi diluncurkan untuk memperkuat identitas AI Indonesia. (FOTO: red)

BERANDA.CO, Jakarta – Indonesia resmi meluncurkan domain .ai.id yang didedikasikan untuk ekosistem kecerdasan artifisial nasional. Langkah yang digagas Korika dan PANDI ini dinilai menjadi tonggak penting dalam memperkuat kedaulatan digital serta identitas pelaku AI Indonesia.

Peluncuran .ai.id dinilai bukan sekadar menghadirkan alamat internet baru. Domain tersebut menjadi simbol upaya Indonesia membangun kemandirian dan identitas digital di sektor kecerdasan artifisial yang pertumbuhannya terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Menariknya, .ai.id disebut sebagai domain tingkat kedua berbasis kode negara atau country code top-level domain (ccTLD) pertama di dunia yang secara khusus didedikasikan untuk mendukung ekosistem AI suatu negara.

Inisiatif tersebut lahir melalui kolaborasi antara Korika dan PANDI sebagai bagian dari upaya memperkuat kedaulatan digital Indonesia di era transformasi teknologi.

Peluncuran domain ini juga dilatarbelakangi perkembangan industri AI nasional yang semakin pesat. Selama ini banyak startup, pengembang teknologi, hingga lembaga riset Indonesia menggunakan domain “.ai” yang secara teknis merupakan kode negara milik Anguilla.

Kondisi tersebut dinilai menimbulkan ketimpangan antara pertumbuhan industri AI Indonesia dengan identitas digital yang digunakan para pelakunya.

Ketua Umum Korika, Hammam Riza, menegaskan bahwa kehadiran .ai.id memiliki makna strategis bagi masa depan ekosistem AI nasional.

“Peluncuran .ai.id bukan sekadar peluncuran domain, ini adalah deklarasi kedaulatan digital. Kami ingin setiap startup, peneliti, dan pelaku AI Indonesia memiliki ruang yang mencerminkan kebanggaan dan kompetensi bangsa di bidang kecerdasan Artifisial,” ujarnya.

Data dalam Indonesia AI Report 2025 menunjukkan sekitar 45 persen pelaku usaha di Indonesia telah mengadopsi teknologi AI. Angka tersebut meningkat 47 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan menjadi salah satu tingkat pertumbuhan tertinggi di kawasan Asia Tenggara.

Selain memperkuat identitas digital, Korika menilai domain .ai.id dapat berfungsi sebagai infrastruktur kepercayaan (trust infrastructure). Konsep ini serupa dengan penggunaan domain .gov.id untuk instansi pemerintah atau .ac.id yang identik dengan lembaga pendidikan tinggi.

Dengan identitas tersebut, perusahaan atau organisasi yang menggunakan .ai.id akan lebih mudah dikenali sebagai bagian dari ekosistem AI Indonesia.

Empat Tahap Pendaftaran Domain .ai.id

Pendaftaran domain .ai.id dibuka secara bertahap melalui empat fase.

Fase pertama adalah Sunrise yang berlangsung pada 2 Juni hingga 2 Juli 2026. Tahapan ini diperuntukkan bagi pemilik merek dagang yang telah terdaftar di Indonesia guna melindungi identitas merek mereka.

Selanjutnya adalah fase Grandfather pada 13 Juli hingga 13 Agustus 2026. Tahap ini ditujukan bagi pemilik domain .id aktif yang ingin mengamankan nama domain versi .ai.id.

Pada fase Landrush yang berlangsung 24 Agustus hingga 24 September 2026, masyarakat umum mulai dapat mengajukan pendaftaran nama domain strategis melalui skema harga premium.

Sementara fase General Availability akan dimulai pada 5 Oktober 2026. Pada tahap ini, domain .ai.id dapat didaftarkan oleh publik melalui registrar resmi PANDI dengan mekanisme first come, first served.

Apabila terdapat lebih dari satu pihak yang mengajukan nama domain yang sama, penentuan kepemilikan akan dilakukan melalui proses lelang terbuka.

Perwakilan brand domain.ai.id, Alexander, memastikan kesiapan sistem untuk melayani proses registrasi domain baru tersebut.

“Kami siap menjawab kebutuhan pengguna dan memastikan proses registrasi .ai.id berjalan lancar bagi seluruh calon pengguna,” tandasnya. (red)

Facebook Comments Box
Exit mobile version