BERANDA.CO, Bontang – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kalimantan Timur (Kaltim) melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Kota Bontang melakukan langkah konkret untuk mengurangi tingkat pengangguran. Ini terwujud dalam penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan 6 perusahaan dan 4 Lembaga Pelatihan Kerja (LPK).
Kerjasama ini menjadi langkah strategis UPTD BLKI Bontang untuk membantu pemerintah dalam mengatasi masalah pengangguran. Perusahaan yang terlibat dalam MoU antara lain PT. Energi Unggul Persada, PT. Kaltim Nusa Etika, Sekatup Sari Indonesia, FKLPI-D PT. Astra International Tbk Honda Bontang, PT. Kalimantan Teknik Utama, serta LPK Suvi Training, LPK BBECP, LPK Ayulia Center, dan LPK Putra Mandiri Samarinda.
“Penandatanganan MoU dengan perusahaan dan LPK telah kami laksanakan. Ini menjadi bagian dari upaya kami untuk menciptakan sinergi yang dapat menghasilkan sumber daya manusia berkualitas,” ujar Kepala UPTD BLKI Bontang, Ismid Rizal.
Rozani Erawadi, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kaltim, menambahkan bahwa kerjasama dengan berbagai pihak, terutama perusahaan, menjadi kunci untuk memenuhi kebutuhan pasar kerja di Bontang. MoU ini diharapkan dapat menciptakan SDM yang unggul melalui pendidikan dan pelatihan.
“Dengan adanya kerjasama ini, kita berharap terciptanya sumber daya manusia yang berkualitas, tidak hanya untuk Bontang tetapi juga untuk wilayah sekitarnya, seperti Kutai Timur, Kutai Kartanegara, Nunukan, Berau, dan sekitarnya,” ungkap Rozani Erawadi. (adv)
