Home DPRD KALTIM Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Buka Peluang Mahasiswa Memahami Lembaga Legislatif

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Buka Peluang Mahasiswa Memahami Lembaga Legislatif

0
Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Ya'qub saat disambangi awak media untuk wawancara.

BERANDA.CO, Samarinda – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pemerintahan, tetapi juga dapat menjadi sumber belajar bagi mahasiswa yang ingin memahami lembaga legislatif hal ini diungkapkan Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Rusman Ya’qub saat berada di Samarinda.

Dirinya pun mencontohkan bahwa baru-baru ini, telah menerima kedatangan mahasiswa Program Studi Administrasi Publik Universitas Mulawarman (Unmul). Pada kesempatan tersebut, legislator Partai PPP ini menjelaskan kepada mahasiswa tentang praktik legislasi daerah.

“Kunjungan mahasiswa Unmul ini bertujuan untuk memahami proses perumusan, implementasi, dan evaluasi kebijakan publik di lembaga legislatif DPRD Kaltim,” kata Rusman.

Menurut Rusman, mahasiswa tersebut berusaha mempelajari tentang perumusan kebijakan dan juga melakukan studi perbandingan.

“Bagaimana proses perumusan kebijakan, implementasi, dan evaluasi kebijakan dilakukan,” jelasnya.

Secara pribadi, Rusman sering membawa mahasiswa yang diajar untuk melihat secara langsung bagaimana administrasi dan tata cara pemerintah dikerjakan di lembaga parlemen. Anggota DPRD Kaltim yang terpilih dari dapil Samarinda ini juga merupakan seorang dosen di Program Studi Administrasi Publik Unmul.

Rusman menganggap bahwa study tour yang dilakukan mahasiswa Prodi Administrasi Publik sangat penting, terutama dalam memberikan pengalaman nyata di lapangan yang melengkapi teori-teori yang diajarkan di kelas.

“Ada perbedaan praktis yang mereka temukan di lapangan dibandingkan dengan teori yang diajarkan di kelas,” tambahnya.

Selain itu, menurut Rusman, banyak mahasiswa yang datang juga mengajukan pertanyaan-pertanyaan kritis, menunjukkan minat yang tinggi dalam mata kuliah yang sedang mereka pelajari.

“Contohnya adalah bagaimana lembaga legislatif mengidentifikasi masalah yang dapat diangkat sebagai isu pembangunan,” tandas Anggota Komisi IV DPRD Kaltim ini. (adv)

Facebook Comments Box
Exit mobile version